Articles by "Server"

FTP Server merupakan layanan untuk transfer file, baik itu mengirim file dari klien ke server maupun mengambil file dari server ke klien. FTP Server ini paling sering diimplementasikan di layanan web hosting, yaitu untuk mengupload/mengedit file-file web kita ke/di layanan web hosting tersebut. FTP Server bisa diakses menggunakan FTP Client seperti Filezilla.

Instalasi FTP Server Vsftpd di Debian 7/Ubuntu 14.04 Server langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
install ftp server

Tahap Instalasi

1. Setting repository kalian terlebih dahulu agar kalian bisa menginstall aplikasi. Jika belum tahu cara setting repository di Debian 7/Ubuntu 14.04 Server, kalian bisa lihat nomor 1 pada Tahap Instalasi di artikel ini.

2. Di artikel ini kita akan menggunakan Vsftpd sebagai FTP Servernya. Install Vsftpd dengan perintah berikut :

Debian 7
# apt-get install vsftpd
Ubuntu 14.04 Server
$ sudo -i
# apt-get install vsftpd
Pastikan tidak ada pesan error yang muncul selama proses instalasi.

3. Kemudian kalian ganti saja konfigurasi default dari Vsftpd dengan konfigurasi kita sendiri. Tetapi jangan lupa dibackup terlebih dahulu file konfigurasi yang aslinya.
# mv /etc/vsftpd.conf /etc/vsftpd.conf.backup
# nano /etc/vsftpd.conf
Didalam file tersebut kalian isikan dengan konfigurasi berikut :
listen=YES
anonymous_enable=NO
local_enable=YES
write_enable=YES
ftpd_banner= FTP Service : Selamat datang di Layanan FTP Server pertama saya
userlist_enable=YES
userlist_deny=NO
userlist_file=/etc/vsftpd/allowed
Kemudian simpan dan tutup filenya dengan menekan CTRL + X > Y > Enter.

Konfigurasi tersebut akan membuat FTP Server kita tidak bisa diakses jika tidak memasukkan password dan username (Non Anonymous). Nah user-user yang bisa login adalah user-user yang kita daftarkan di file /etc/vsftpd/allowed.

3. Selanjutnya kita buat folder /etc/vsftpd dan buat file /etc/vsftpd/allowed :
# mkdir /etc/vsftpd
# touch /etc/vsftpd/allowed
# chmod 700 /etc/vsftpd/allowed
# nano /etc/vsftpd/allowed
Kalian isikan saja user-user yang akan kalian perbolehkan. Diisi dengan format memanjang kebawah seperti ini misalnya :
teukuraja
alibungker
ahanxcrash
Simpan dan tutup file tersebut.

4. Berikutnya buatlah user-user tadi apabila memang belum ada di sistem :

# adduser teukuraja

Pada saat proses penambahan user, silahkan ikuti saja sesuai pertanyaan yang diajukan.

5. Terakhir restart lah service dari Vsftpd :
# service vsftpd restart
Tahap Pengetesan

1. Dari sisi klien silahkan download aplikasi Filezilla tergantung dari OS kalian masing-masing. Setelah instalasi selesai, bukalah Filezilla dan isikan informasi berikut :

Host : Diisi IP Address server
Username : Diisi dengan username untuk login sesuai dengan yang ada di /etc/vsftpd/allowed
Password : Diisi dengan password sesuai dengan username terkait
Port : 21

Klik QuickConnect.

Jika berhasil maka kalian akan mendapatkan List Directory dari Server pada tab Remote Site disebelah kanan. Jika gagal/kalian login menggunakan user yang tidak kalian daftarkan di /etc/vsftpd/allowed maka akan muncul pesan kesalahan permission denied.

Semoga Bermanfaat..
Referensi: Linuxku.com

Sebelum memulai install Webmin + Virtualmin, usahakan periksa hostname apakah hostname telah fully qualified domain name (FQDN), jikalau belum silahkan pada seting dulu, karena mampu Mengganggu proses installasi webmin.


1. Periksa hostname
# hostname -f
host1.bungker.co.id

Bila Keluar goresan pena mirip diatas, bearti configurasi FQDN sudah sahih.
Jika masih belum keluar goresan pena FQDN seperti diatas, usahakan setting dulu FQDN pada /etc/hosts
# cat /etc/hosts
# Do not remove the following line, or various programs
# that require network functionality will fail.
127.0.0.1               host1 localhost.Localdomain localhost
::1             localhost6.Localdomain6 localhost6

Ganti sebagai
# pico /etc/hosts
# Do not remove the following line, or various programs
# that require network functionality will fail.
127.0.0.1               host1.bungker.co.id localhost.Localdomain localhost
::1             localhost6.Localdomain6 localhost6
-----------------------------------------

Beberapa metode installasi Webmin pada server linux Centos
1. [RECOMMENDED] Automatic Install Virtualmin + webmin menggunakan install.Sh installer
a. # wget http://perangkat lunak.Virtualmin.Com/gpl/scripts/install.Sh
b. # sh ./install.Sh
c. Ikuti proses installasi
d. Jika telah terselesaikan, akses ke webmin menggunakan cara: https://IP_Mesin:10000/
Login: root
Passwd: (passwd root ssh)

-----------------------------------------

2. Install webmin manual via ssh
a. Buka http://www.Webmin.Com/download.Html cari paket yg cocok buat server
b. # wget http://prdownloads.Sourceforge.Net/webadmin/webmin-1.510-1.Noarch.Rpm
c. # rpm -ivh webmin-1.510-1.Noarch.Rpm
d. Bila sudah selesai, akses ke webmin dengan cara: https://IP_Mesin:10000/
Login: root
Passwd: (passwd root ssh)

-----------------------------------------

3. Install Webmin + Virtualmin manual
a. # wget http://prdownloads.Sourceforge.Net/webadmin/webmin-1.580.Tar.Gz
b. # gunzip webmin-1.500.Tar.Gz
c. # tar xf webmin-1.500.Tar
d. # cd webmin-1.500
e. # ./setup.Sh /usr/local/webmin

-----------------------------------------

4. Install virtualmin / webmin menggunakan yum / repository
a. # vi /etc/yum.Repos.D/webmin.Repo

b. Paste code dibawah ini kebagian bawah arsip /etc/yum.Repos.D/webmin.Repo
[Webmin]
name=Webmin Distribution Neutral
#baseurl=http://download.Webmin.Com/download/yum
mirrorlist=http://download.Webmin.Com/download/yum/mirrorlist
enabled=1

Akhiri dengan menyimpan file tadi menggunakan cara : "ESC + :" ketik "wq!" + Enter
c. Download key
   # wget http://www.Webmin.Com/jcameron-key.Asc
   # rpm –-import jcameron-key.Asc
   # rm -rf jcameron-key.Asc

d. Mulai install webmin
# yum install webmin

e. Tunggu hingga proses install terselesaikan, Bila sudah terselesaikan, akses ke webmin dengan cara: https://IP_Mesin:10000/
Login: root
Passwd: (passwd root ssh)

Demikian tutorial tentang cara install Webmin pada VPS linux Centos.
Semoga bermanfaat..

Tutorial mengungkapkan bagaimana Cara tambah port, ganti port SSH di Linux
Default port SSH ialah 22, tetapi kita bisa menambah, menghapus, dan  mengganti port tadi sinkron dengan yang diinginkan, caranya:
Port Server

1. Login SSH menggunakan akun root menggunakan Putty
2. Edit file /etc/ssh/sshd_config menggunakan perintah berikut:
# vi /etc/ssh/sshd_config
3. Cari goresan pena #Port 22, ganti menjadi :
Port 22
Bila ingin mengganti port ssh, caranya ganti Port 22 ke port lain yang Anda inginkan, misalnya:
Port 220
Jika ingin menambah port, caranya masukkan baris dibawahnya, mirip ini:
Port 22
Port 443
Port 143
Port 109
Simpan perubahan dengan tekan ESC + : + ketik qw! + tekan Enter
4. Restart SSHD buat mendapatkan perubahan. Ketik perintah berikut:
# service sshd restart
5. Point tiga diatas maksudnya artinya Anda membuka port 443, 143, 109, 22 buat akses SSH.
6. Periksa apakah port tadi diatas telah bekerja dengan melakukan login ke server menggunakan salah  satu port diatas, mampu memakai Putty.

Selamat mencoba.

Baru – baru ini di internet ramai masalah bug pada OpenSSL yang diberi nama Heartbleed. Saking berbahayanya bug ini membuat banyak situs yang menggunakan SSL (dalam protokolnya menjadi https://) mencabut (revoke) sertifikat SSLnya dan membuat yang baru, mengupdate versi OpenSSL ke yang terbaru, mereset seluruh password penggunanya atau memberikan peringatan supaya mengganti password yang digunakan.

Berikut ini adalah hal yang perlu anda ketahui mengenai Heartbleed, dan saya simpulkan dengan pemahaman saya sendiri.



Apa itu Heartbleed bug?

Bug ini memanfaatkan fungsi Heartbeat pada OpenSSL dan si hacker bisa mendapatkan isi dari memory pada server yang besarnya sampai 64KB. Ini bisa dilakukan berulang – ulang karena tidak bisa dideteksi kalau sedang diserang. Jadi dengan perlahan tapi pasti seluruh isi dari RAM server akan bisa diketahui rahasianya.

Untuk lebih mudah memahami  anda bisa membaca komik Heartbleed Explained dari xkcd.

Kenapa diberi nama Heartbleed?

Karena bug ini berasal dari implementasi protokol heartbeat (RFC6520) TLS/DTLS (Transport Layer Security Protocols). Kalau protokol “denyut jantung” ini dieksploitasi maka akan membocorkan isi memori dari server ke klien. Karena itu laha namanya kalau diartikan adalah “pendarahan jantung”.

Apa yang bisa didapatkan dengan Heartbleed ini?

Semuanya yang bisa disimpan dalam memori komputer akan bisa didapatkan, tinggal seberapa betahnya si penyerang meretas mengumpulkan informasi. Masalahnya yang diserang tidak akan mengetahui adanya tindakan ini karena tidak ada cara mendeteksinya secara langsung, yang bisa dilakukan oleh pemilik website adalah menganalisa log (catatan) akses pengunjung. Jadi username, email, password, nomor kartu kredit, private key dan yang lainnya ada kemungkinan bisa didapatkan.

OpenSSL versi berapa yang terkena?

OpenSSL versi 1.0.1 sampai 1.0.1f adalah korbannya, dan kalau dilihat ini sudah berada di internet sejak lebih dari 2 tahun (Desember 2011) yang lalu. Jadi besar sekali resikonya dan banyak yang sudah yakin kalau sudah digunakan bug ini.

Website apa saja yang menjadi korban?

Menurut perkiraan 66% dari website aktif (lebih dari 1/2 juta) menggunakan OpenSSL, dan karena versi OpenSSL yang terdapat bug ini sudah ada lebih dari 2 tahun maka kemungkinan besar situs yang anda gunakan terkena dampaknya.

Beberapa layanan atau  situs seperti Google, Facebook, Dropbox, GitHub, Instagram, Pinterest, Tumblr, Gmail, Yahoo, Yahoo Mail, Amazon Web Services, Etsy, GoDaddy, Flickr, YouTube, SoundCloud, Box, dan masih banyak lagi adalah yang menggunakan versi OpenSSL yang terdapat bug Heartbleed. Selengkapnya bisa dibaca di daftar 1000 website terpopuler apakah terdapat kelemahan Heartbleed bug ini atau tidak per tanggal 8 April 2014.

Bagaimana sekarang keadaannya, apakah sudah aman?

Sekarang hampir seluruh website yang diyakini memiliki kelemahan Heartbleed bug ini sudah dipatch dan diupdate, jadi tidak ada bahaya kedepannya. Tapi ini untuk sekarang, karena bug ini sudah ada lama maka tetap ada kemungkinan informasi sudah bocor sebelumnya.

Apa yang bisa saya lakukan?

Ganti seluruh password akun anda, cuma ini yang bisa dilakukan sambil menunggu website yang digunakan mengupdate versi OpenSSL dan mengganti sertifikat SSL yang digunakan.

Semoga informasi tersebut dapat memberikan manfaat..

Referensi: Heartbleed.com

Kadang script PHP anda tidak bisa dijalankan bila tidak menggunakan versi yang tepat, ini bisa karena ada fitur yang anda gunakan tidak tersedia, syntax yang sudah tidak didukung atau perilaku suatu fungsi yang berbeda dari versi ke versi. Lebih amannya anda tetap menggunakan satu versi PHP sampai anda siap mengupgradenya sendiri, apalagi kalau versi baru tersebut tidak memberikan kelebihan apa – apa dibanding sebelumnya.

kalau anda menggunakan hosting yang memanfaatkan cPanel untuk manajemen web hostingnya, anda bisa mengubah versi PHP yang aktif khusus untuk hosting web anda. Pertama masuk dulu ke cPanel dari website anda, kemudian cari bagian Software/Services dan pilih Select PHP Version.


Kalau anda tidak pernah merubahnya atau merasa tidak pernah meminta bantuan support web hosting untuk menggantinya maka seharusnya Current PHP Version adalah Native. Ini berarti versi PHP yang digunakan akan mengikuti default yang telah ditentukan oleh web hoster anda.


Anda bisa memilih berbagai versi PHP yang disediakan pada opsi PHp Version, di web hosting saya versi PHP yang dapat dipilih adalah 4.4, 5.2, 5.3, 5.4, 5.5 dan Native. Belum tentu di hosting yang anda miliki akan menawarkan versi yang sama, tapi seharusnya mirip atau tidak ada perbedaan berarti.

Klik Set Current untuk menetapkan versi PHP yang terpilih sebagai yang aktif. Sedangkan Show PHP Extensions untuk menampilkan konfigurasi dari PHP yang terpilih, biasanya setiap versi PHP memiliki setting yang berbeda. Jangan lupa klik Save untuk menyimpan modifikasi versi PHP yang digunakan.

Cara ini lebih baik daripada anda menggunakan php.ini yang bisa terlupakan kalau anda pernah membuatnya dan membuat proses troubleshooting masalah PHP pada hosting menjadi lebih merepotkan. Sebaiknya anda menggunakan tool yang disediakan cPanel untuk melakukan modifikasi apapun karena akan mudah diakses dan tercatat.

Dan, bagaimana jika tidak ada opsi “select php version” ?
Kalau tidak ada berarti web hosting anda yang tidak menyediakannya. Sudah dari sananya, Untuk hal ini, Anda bisa bertanya lewat livechat/ticket apakah bisa ganti versi PHP.
Tapi dari pengalaman memang tidak semua penyedia hosting memiliki fitur ini.
Mungkin karena maintenancenya lebih repot.

Terima Kasih, Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat..

Referensi: UTEKNO

Name server (NS) adalah hal yang penting dalam domain.
Nameserver digunakan agar domain menunjuk IP dari suatu server.
Perubahan nameserver biasanya memerlukan waktu 12-48 jam agar terjadi perubahan efektif, atau disebut propagasi

Mengganti Name Server domain dapat di lakukan 2 cara:

1. di halaman akun misal: (my.domainesia.com), atau
2. di halaman domain management (cp.domainesia.com).

Merubah Name Server di halaman akun.

1. Login di my.domainesia.com
2. Klik tab Domain
3. Klik icon kecil sebelah nama domain
4. Rubah Name Server domain yang anda inginkan


Mengganti Name Server di halaman Domain Management :

1. Login di cp.domainesia.com
2. Klik Menu Domains – List All Orders
3. Klik nama Domain
4. Pada tab Domains – Name Servers, isikan Name Server sesuai yang anda miliki/inginkan


Cek Name Server Domain dengan

- Buka network-tools.com
- Pilih di bagian Whois / Express

Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat..

Referensi: Putri-Rezekina.com

Config Webserver Menggunakan Ubuntu. Sebelum masuk pembahasa, sebaiknya anda mengetahui pengertian dan fungsi dari Web Server.

Pengertian dari Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Salah satu server web yang terkenal di linux adalah Apache. Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan di beberapa platform seperti linux dan windows. Web Server juga merupakan sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga dengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalam internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet, dan ruangan ini disediakan oleh server.

Fungsi dari Web Server adalah menempatkan situs web, selain situs web, web server dapat pula digunakan untuk peyimpanan data ataupun untuk menjalankan sejumlah aplikasi .

Web server berfungsi untuk mentransfer berkas melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan atas permintaan pengguna. Berkas yang ditransfer dapat berupa teks, gambar, video, dan lainnya yang merupakan elemen sebuah halaman web.

Web server ini saat ini berfungsi pula untuk menjalankan program-program yang memang dirancang untuk berjalan di web server. Bahasa-bahasa tersebut ialah seperti PHP atau ASP. Sehingga web server dapat juga dapat melakukan pengolahan data yang diberikan oleh pengguna. Fitur ini biasa disebut server site scrpting.

Setelah mengetahui pengertian dan Fungsi dari Web Server, selanjutnya adalah megkonfigurasi Web Server dengan Ubuntu di bawah ini adalah  langkah-langkahnya :

Langkah Pertama:
buka Terminal lalu ketik :
 # sudo su
Lalu, install file apache secara offline, pastika file apache berada di Desktop agar mempermudah di dalam melakukan penginstallan, caranya sebagai berikut :
# cd Desktop/
# cd apache2/
# dpkg -i *.deb
tunggu proses install sampai selesai.
Nah Selanjutnya,

Langkah Kedua:
membuat file web yang akan di jalankan, ketik di terminal :
# mkdir /var/www/web
Langkah Ketiga:
mengedit file /etc/apache2/sites-available/default, ketik di Terminal :
# gedit /etc/apache2/sites-available/default
selanjutnya edit file apache2 seperti gambar di bawah ini yang sudah ditandai :


Lalu Simpan, lalu Tutup file  /etc/apache2/sites-available/default.

Langkah Kelima:
Membuat web pada directory /var/www/web/ dengan cara ketik di Terminal :
# gedit /var/www/web/index.html
lalu ketik seperti pada gambar di bawah ini, setelah itu Simpan :


Langkah Keenam:
Merestart konfigurasi apache dengan cara ketik di Terminal :
# /etc/init.d/apache2 restart
tunggu sampai proses restart selesai.

Sedikit catatan, ketika sudah merestart konfigurasi apache, sebaiknya anda melakukan restart pada interfaces, iptables, dan squids, caranya sebagai berikut :


    - Untuk restart Interfaces, ketik :
    # /etc/init.d/networking restart
    - Untuk restart Iptables, ketik :
    # iptables -F -t nat 
    - Untuk restart squids, ketik :
    # /etc/init.d/squids stop 
    Langkah Ketujuh:
    Setelah konfigurasi Web Server sudah dilakukan, selanjutnya silahkan ke browser di linux ubuntu, lalu ketik IP di bagian AddressBar pada browser :
     192.168.50.1
    jika berhasil, maka tampilannya akan seperti gambar di bawah ini :

    Langkah Kedelapan: 
    Melakukan konfigurasi untuk Client (Windows) untuk merubah DNS Server seperti gambar di bawah ini  :

    Setelah itu, buka Browser Anda lalu ketik pada AddressBar dengan alamat IP di bawah ini :
    192.168.50.1
    maka tampilannya akan seperti gambar di bawah ini :

    Langkah Kesembilan, SELESAI.

    Nah, sampai di sini anda sudah berhasil membuat Web Server dengan Ubuntu, untuk selanjutnya silahkan anda kembangkan lagi sesuai kebutuhan anda, semoga postingan kali ini bermanfaat untuk anda....
    Selamat Mencoba, dan Semoga Bermanfaat..

    Referensi: SITEBLOGFORU

    Hal Yang Paling Sering Terjadi Pada Wordpress dan Cara Mengatasinya

    Cara update wordpress secara manual - Ada dua cara update wordpress, cara yang pertama secara otomatis yaitu hanya dengan meng-klik tombol update pada mesin wordpress, maka proses updating wordpress akan berjalan tetpi cara ini terkadang mendapat kendala baik yang disebabkan oleh server ataupun oleh jaringan internet yang tidak stabil sehingga proses update secara otomatis cenderung gagal, nah, sebagai alterntif kita menggunakan cara kedua yaitu update wordpress secara manual melalui cpanel, berikut langkah-langkahnya:

    Langkah pertama update wordpress manual

    Langkah pertama cara update wordpress manual adalah backup dahulu data anda melalui cpanel khawatir ada kekeliruan dalam proses update wordpress secara manual ini, kemudian silahkan download file wordpress terbarunya di www.wordpress.org/download, setelah file wordpress berhasil di download kemudian ekstrak file tersebut kemudian hapus folder wp-content nya selanjutnya compress kembali ke file zip dan simpan.

    Langkah kedua update wordpress manual

    Langkah selanjutnya cara update wordpress manual adalah silahkan masuk ke cpanel hosting anda, kemudian pilih file manager selanjutnya pilih public (masuk ke folder subdomain jika wordpress anda adalah subdomain), Hapus folder dan file wordpress anda pada pada cpanel seperti index.php, wp-atom.php dll, kecuali wp-content dan wp-config jangan dihapus seperti tampilan berikut ini.

    Hal Yang Paling Sering Terjadi Pada Wordpress dan Cara Mengatasinya 

    Langkah ketiga update wordpress manual

    Langkah terakhir cara update wordpress manual yaitu dengan upload file hasil download wordpress (file format zip) baru kita yang sudah kita modifikasi sebelumnya (tanpa file wp-content), dengan cara klik tombol upload pada cpanel, tunggu beberapa menit hingga proses upload selesai, setelah proses upload selesai silahkan ekstrak file hasil upload tersebut dengan cara klik kanan kemudian ekstrak.

    Hal Yang Paling Sering Terjadi Pada Wordpress dan Cara Mengatasinya 

    Setelah proses ekstrak selesai silahkan coba akses wordpess anda karena proses update wordpress secara manual sudah selesai.

    Hal Yang Paling Sering Terjadi Pada Wordpress dan Cara Mengatasinya
    Cara mengatasi wordpress tidak bisa upload gambar
    Cara mengatasi wordpress tidak bisa upload gambar - Beberapa waktu lalu saya mengalami kendala dalam mesin wordpress saya ketika update posting saya tidak bisa meng-upload gambar kurang lebih pesannya seperti ini:
    "Unable to create directory /home/webkamu/public_html/wp-content/uploads/2012/04. Is its parent directory writable by the server?"
    kendala ini saya dapat ketika baru melakukan pindah hosting wordpress saya, tapi alhamdulilah setelah googling sana sini ahirnya solusi mengatasi wordpress tidak bisa upload gambar bisa terselesaikan.

    Penyebab utama munculnya pesan error diatas adalah karena wordpress tidak dapat mengupload gambar pada tempat yang ditentukan. Error ini sering terjadi pada wordpress yang baru berpindah hosting, dan lupa melakukan konfigurasi pada wordpressnya.

    Nah, untuk mempersingkat waktu langsung saja kita ke masalah tersebut yaitu dengan cara silahkan masuk ke login wordpress anda kemudian klik setting dan selanjutnyaMedia dan pada bagian uploading files rubahlah isi file Store uploads in this folderdengan wp-content/uploads, kemudian simpan dengan klik save change. sebagaimana tampilan berikut :

    Hal Yang Paling Sering Terjadi Pada Wordpress dan Cara Mengatasinya

    Setelah langkah-langkah Cara mengatasi wordpress tidak bisa upload gambar di atas sudah selesai silahkan refresh halaman postingan anda kemudian upload ulang gambar anda.
    Nah itu dia Hal Yang Paling Sering Terjadi Pada Wordpress dan Cara Mengatasinya.
    Semoga Bermanfaat..

    Referensi: Teuku Raja Blog

    Network technologies would give us more powerfull servers
    "Did I not tell you that we of the ruling class owned all the land, all the forest, everything? Any food-getter who would not get food for us, him we punished or compelled to starve to death. And very few did that. They preferred to get food for us, and make clothes for us, and prepare and administer to us a thousand—a mussel-shell, Hoo-Hoo—a thousand satisfactions and delights. And I was Professor Smith in those days—Professor James Howard Smith. And my lecture courses were very popular—that is, very many of the young men and women liked to hear me talk about the books other men had written.

    "And I was very happy, and I had beautiful things to eat. And my hands were soft, because I did no work with them, and my body was clean all over and dressed in the softest garments—
    "He surveyed his mangy goat-skin with disgust.

    "We did not wear such things in those days. Even the slaves had better garments. And we were most clean. We washed our faces and hands often every day. You boys never wash unless you fall into the water or go swimming."

    "Neither do you Granzer," Hoo-Hoo retorted.

    removing blade server in high
    "I know, I know, I am a filthy old man, but times have changed. Nobody washes these days, there are no conveniences. It is sixty years since I have seen a piece of soap.

    "You do not know what soap is, and I shall not tell you, for I am telling the story of the Scarlet Death. You know what sickness is. We called it a disease. Very many of the diseases came from what we called germs. Remember that word—germs. A germ is a very small thing. It is like a woodtick, such as you find on the dogs in the spring of the year when they run in the forest. Only the germ is very small. It is so small that you cannot see it—"

    Hoo-Hoo began to laugh.

    "You're a queer un, Granser, talking about things you can't see. If you can't see 'em, how do you know they are? That's what I want to know. How do you know anything you can't see?"
    "A good question, a very good question, Hoo-Hoo. But we did see—some of them. We had what we called microscopes and ultramicroscopes, and we put them to our eyes and looked through them, so that we saw things larger than they really were, and many things we could not see without the microscopes at all. Our best ultramicroscopes could make a germ look forty thousand times larger. A mussel-shell is a thousand fingers like Edwin's. Take forty mussel-shells, and by as many times larger was the germ when we looked at it through a microscope. And after that, we had other ways, by using what we called moving pictures, of making the forty-thousand-times germ many, many thousand times larger still. And thus we saw all these things which our eyes of themselves could not see. Take a grain of sand. Break it into ten pieces. Take one piece and break it into ten. Break one of those pieces into ten, and one of those into ten, and one of those into ten, and one of those into ten, and do it all day, and maybe, by sunset, you will have a piece as small as one of the germs." The boys were openly incredulous. Hare-Lip sniffed and sneered and Hoo-Hoo snickered, until Edwin nudged them to be silent.

    server in high
    The incubators are built in remote fastnesses, where there is little or no likelihood of their being discovered by other tribes. The result of such a catastrophe would mean no children in the community for another five years. I was later to witness the results of the discovery of an alien incubator.
    The community of which the green Martians with whom my lot was cast formed a part was composed of some thirty thousand souls. They roamed an enormous tract of arid and semi-arid land between forty and eighty degrees south latitude, and bounded on the east and west by two large fertile tracts. Their headquarters lay in the southwest corner of this district, near the crossing of two of the so-called Martian canals.

    As the incubator had been placed far north of their own territory in a supposedly uninhabited and unfrequented area, we had before us a tremendous journey, concerning which I, of course, knew nothing.

    After our return to the dead city I passed several days in comparative idleness. On the day following our return all the warriors had ridden forth early in the morning and had not returned until just before darkness fell. As I later learned, they had been to the subterranean vaults in which the eggs were kept and had transported them to the incubator, which they had then walled up for another five years, and which, in all probability, would not be visited again during that period.

    MKRdezign

    Formulir Kontak

    Name

    Email *

    Message *

    Powered by Blogger.
    Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget